Skip to main content

[REVIEW] Transformers : The Last Knight

Transformers The Last Knight poster.jpg
via : wikipedia

Dari hari pertama rilis dan pengalamn dari film-silm sbeelumnya, memang sebaiknya tidak usah ekspektasi tinggi-tinggi untuk film ini. Tapi, saya tidak menyangka kalau film yang dirilis dengan promo gila-gilaan seperti ini justru hasilnya hancur sehancur-hancurnya. Masih teringat pertama kali saya nonton Transformers pertama di tahun 2009, efek dan cerita yang sangat fresh menjadikan franchise ini sangat sukses dan menaikkan penjualan mainan hingga dibuat arena sendiri di universal studio. Sekarang, mendengar kata Transformer justru terbayang cerita tak karuan, full ledakan dan rating hancur.

Baiklah, jadi di film ini bercerita tentang ..... HA ! Saya lupa ! Intinya sama seperti seri sebelumnya, Autorobot dimusuhi oleh militer, Militer menyerang Autorobot, muncul Megatron, Bee dan Optimus Prime menjadi aktor utama, ledakan dimana-mana dan manusia kecil berlarian dengan sengaja di antara para robot. Sepanjang film banyak sekali plot hole dimana-mana dan makin dipikirkan "ini apaan sih ? Dimana ? Kenapa ?" maka kita akan semakin pusing.

Ingat robot Dino di transformer sebelumnya yang mendadak muncul ? Dia muncul lagi di film ini dan kita kedatangan robot baru yaitu robot NAGA dengan kepala tiga. Mantap kan ? Tapi robot kesukaan saya adalah robot butler milik Anthony Hopkins yang menyelamatkan film ini dari humor garing.
Tidak ada yang berbeda banyak dari film ini dengan seri sebelumnya kecuali plot yang semakin kacau. Saya justru berpikir jangan-jangan Michael Bay asal shoot film ini dulu baru ditulis jalan ceritanya ?

Karena Spin-off Bumblebee dan seri keenam film ini akan rilis di tahun 2018 dan 2019, (iya ini belum selesai) mari berharap franchise ini bisa selamat dengan film lebih bagus atau sebaiknya dihentikan saja daripada semakin rusak

My Rating
20%

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

[REVIEW] The Departed

Mungkin film ini adalah satu-satunya film Hollywood adaptasi yang terbaik dan tersukses. Film ini memenangkan penghargaan Oscar sebagai Best Picture dan juga mendapatkan banyak nominasi di ajang perfilman. The Departed diangkat dari film Hongkong berjudul Internal Affair yang diperankan oleh Andy Lau
Synopsis : Colin Sullivan (Matt Damon) anak buah hasil didikan mafia Boston yang paling ditakuti, Frank Costello (Jack Nicholson). Colin dengan sukses masuk ke lingkungan polisi berkat history nya yang bersih serta kemampuannya. Di sini lain, William "Billy" Costigan, Jr (Leonardo Dicaprio) yang benar-benar berniat ingin menjadi polisi mengalami kesulitan saat ingin menjadi polisi karena history keluarganya yang jelek. Hal ini dimanfaatkan oleh Queenan (Martin Sheen) dan Dignam (Mark Wahlberg) untuk menyusup ke lingkungan mafia. William awalnya berhasil menyusup dengan lancer begitu juga dengan Colin. Karirnya yang terus berkembang menjadikannya orang kepercayaan di kepolisian. H…

[REVIEW] Talladega Nights: The Ballad of Ricky Bobby (2006)

I know mungkin saya terlalu bias dengan film Will Ferrell. But seriously, I enjoy his films.
Sinopsis : Ricky Bobby (Will Ferrell) pembalap NASCAR yang memiliki prestasi yang luar biasa, memiliki istri yang cantik, sahabat yang setia dan fans yang banyak. Namun semua itu berubah ketika dia dikalahkan oleh Jean Girard (Sacha Baron Cohen) dan kecelakaan menimpanya. Ricky harus berjuang mengatasi traumanya terhadap dunia balap dibantu ayahnya yang selama ini absen dalam kehidupan Ricky.
Will Ferrell mengawali karirnya sebagai cast Saturday Night Live. Bahkan dia menjadi ikon di acara itu. Tidak heran karya-karyanya saat ini kebanyakan bertema comedy. Will Ferrell sering membuat sebuah character yang lucu dan mempunya ciri khas tersendiri sehingga melekat di hati para penonton. Contohnya Ron urgundy di Anchorman. Ricky Bobby tidak sesukses Ron Burgundy, namun dia cukup menarik perhatian penonton.
Alur cerita dari film ini tidak ada yang special. Hal yang ditonjolkan dari film ini adalah c…

[REVIEW] Basic Instinct (1992)

Genre film ini adalah Erotic-Thriller. Jika dalam bahasa Indonesia, thriller erotis dan lebih terdengar sebagai genre film horor semi porno yang dibintangi para penyanyi dangdut bertubuh bohay.
Mungkin di Amerika sendiri, genre ini termasuk tabu karena kebanyakan plot genre ini terbilang payah dan mungkin para penonton hanya mencari adegan erotis saja.
Bisa dibilang Basic Instinct adalah film yang bisa dibilang lumayan beradab untuk ditonton.

Plot dan jalan ceritanya cukup seru, menegangkan dengan plot twist di ending sekalipun yah, adegan sex nya tidak pada tempatnya. Walaupun review dari para kritikus tidak begitu baik, film ini sangat sukses di box office. Film ini mendapat cacian dari kelompok LGBT masa itu karena penggambaran karakter Lesbian yang berlebihan. Menurut saya, tuduhan ini tidak masuk akal. Mungkin kelompok itu belum lihat bagaimana film Indonesia menceritakan karakter LGBT dengan lebay dan menjijikan.

Performa Sharon Stone sama iconic apalagi scene interview yang m…