Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2016

[REVIEW] Doctor Strange (2016)

Pertama kali saya menonton trailer ini, saya berkesimpulan kalau Doctor Strange itu semacam dukun. Apalagi dengan jurus-jurus dan manteranya. Walaupun saya penggemar Benedict Cumberbatch sejak dia bermain di Sherlock dan Imitation Game, saya tidak berekspektasi tinggi-tinggi untuk film Marvel ini. Jujur saya tidak kenal dengan superhero ini, dan origins story nya cukup unik, tidak seperti Iron Man dengan robotnya, Ant-Man dengan kostumnya ata Captain America dengan serumnya. Doctor Strange justru belajar.... ehm bagaimana cara bilangnya ya, pengobatatan alternatif ala Aa Gatot ( ????).

Marvel yang biasa menghadirkan superhero dengan karakter yang keras, tangguh dan badan besar berotot kali menyuguhkan superhero yang flamboyan dan mengandalkan kekuatan pikiran. Benedict Cumberbatch sebagai Doctor Strange tidak ada bedanya dengan perannya sebagai Sherlock. Jenius, penuh ego, sombong dan ehm ganteng. Mungkin di avengers Infinity War akan lucu melihat dia dengan Iron Man, atau justru mer…

[REVIEW] Jack Reacher : Never Go Back (2016)

Jadi begini ceritanya, sebenarnya banyak film lain di bioskop yang sedang main seperti The Accountant, Bridget Jones, Inferno. Tapi berhubung saya kalah suara dengan teman saya, maka film inilah saya tonton.
Baiklah, film ini benar-benar film khas tipikal Tom Cruise dimana dia disorot habis-habisan sebagai tokoh utama. Lihat saja posternya dari Jack Reacher 1. Mungkin daripada never go back again, judulnya lebih baik diganti "Jack Reacher : Your Typical Tom Cruise Movie"

Mungkin karena terlalu sering nonton film Tom Cruise ber genre action, saya bahkan lupa kalau film yang saya tonton ini judulnya Jack Reacher, bukan Mission Impossible. Jack Reacher yang jago berantem, cerdas dan tidak pernah kalah umpamanya seperti Ethan Hunt tanpa gadget dan tim.

Untuk segi cerita, cukup lemah. Entah saya sedang lemot atau bagaimana, banyak adegan dengan penceritaan terlalu cepat dan setting perpindahan yang 'melompat-lompat'. Cukup bikin pusing sih. Jika dibandingkan dengan Missi…

[REVIEW] Game Change (2012)

Jadi, sebelum USA penuh kehebohan dengan Trump dan Hilary dan entah kenapa menjadi fenomenal dunia, well duh ! Of course because it's USA pada tahun 2008 saat pemilihan presiden yang memenangkan anak Menteng kesayangan Indonesia a.k.a Obama, terjadi kampanye tidak sehat dari John McCain dan Sarah Palin

Sebelum menonton film ini, saya hanya tahu Sarah Palin hanyalah gubernur Alaska dengan anaknya yang masih remaja dan hamil di luar nikah. Jika Sarah Palin adalah orang Indonesia, sudah pasti dia mendapat caci maki. Jangankan mencalonkan diri, mungkin media sosialnya akan penuh dengan caci maki sana sini.

Menonton film ini serasa menonton film dokumenter ditambah dengan sedikit dramatisasi. Julianne Moore selain dengan kemiripan fisik, dia bisa memerankan Sarah Palin dengan sempurna. Mungkin pesan moral dari film ini, karisma saja tidak cocok untuk menjadi pejabat. diperlukan pengetahuan yang luas serta kemampuan bekerja sama. Oh satu lagi, tidak hanya Indonesia, Amerika juga cinta …