Sunday, March 19, 2017

[REVIEW] Beauty and The Beast (2017)


Beauty and the Beast 2017 poster.jpg
via : wikipedia

Tale as old as time....

Mendengar 1 kalimat itu saja pasti langsung terbayang adegan Belle berdansa dengan Beast diiringi lagu Beauty and The Beast yang sudah dicover, daur ulang dan hampir semua Disney fan hapal.
Sekitar tahun lalu waktu mendengar Emma Watson dicasting menjadi Belle, saya langsung bersemangat mengingat 'history' Emma Watson yang terkenal dengan kepintarannya (seperti Hermione Granger).Setelah menonton film ini, saya bisa memastikan bahwa Emma Watson sangat tepat sekali untuk berperan sebagai Belle, si kutu buku nan cerdas.

Untuk cerita, kita tentu sudah tau sendiri cerita fairytale ini, jadi tidak usah dibahas jalan ceritanya. Come on, ekpektasi anda apa ? Sudah jelas ini live action dari kartun Beauty and The Beast.
Detail dari film ini luar biasa. Kita akan dimanjakan dengan efek indah khas Disney  dan kemiripan setting, pakaian dan adegan dengan versi kartunnya. Hal yang membuat film ini istimewa adalah banyaknya adegan musical dengan lagu yang bagus. Musical terbukti sangat efektif menceritakan kondisi dan perasaan karakter. Bagi yang protes kenapa terlalu banyak nyanyi, silahkan tonton film lain saja.

Film ini bertabur (suara) bintang terkenal yaitu Sir Ian Mckellen, Ewan McGregor dan Emma Thompson. Beliau sebagai Mrs. Potts juga menyanyikan lagu Beauty and The Beast saat adegan dansa. Tentunya lebih baik jauuhh daripada versi Ariana Granda dan John Legend.
Oh ya, selain Emma Watson, Luke Evans sebagai Gaston yang angkuh dan menyebalkan juga keren sekali. Dari mimik wajahnya dan gesture nya membuat kita semakin kesal sama dia. Suara Luke Evans benar-benar kerem. Serak-serak basah begitu.

Satu lagi, adegan Gay yang digembar gemborkan hanya 3 detik dan tidak terlalu terlihat . Lebay aja itu berita yang beredar.

My Rating

80%

Tuesday, March 7, 2017

[REVIEW] Logan (2017)

Logan 2017 poster.jpg
via : wikipedia
Ada berbagai macam aktor memerankan Batman, Spiderman dan Superman. Namun hanya ada 1 wolverine yaitu Hugh Jackman. Setelah 17 tahun berpetualang bersama kita, Hugh Jackman memutuskan pensiun menjadi Wolverine dan mempersembahkan film terakhirnya dengan rating R (Restricted bukan REMAJA)

Setting film ini di Amerika pinggiran menuju Mexico dimana Wolverine sudah tua dan tidak sekuat dulu. Dengan mudahnya Wolverine dihajar oleh orang biasa dan keahlian sembuhnya menurun. Professor X terkena penyakit otak dan sedikit pikun. Tanpa disangka muncul mutant baru berwujud anak kecil bernama Laura. Wolverine dan Charles Xavier berjuang untuk melindungi Laura dan sisa-sisa mutant yang ada.

Persembahan terakhir Hugh Jackman terkesan jauh lebih suram dibanding film X-Men sebelumnya yang sangat komikal. Hugh Jackman sebagai Wolverine tua membuat kita kasihan. Bahkan untuk jalan saja dia terengah-engah. Wolverine kehilangan hampir seluruh kekuatannya kecuali hatinya yang baik. Film ini memfokuskan sisi sensitif dan kesepian dari sosok Logan.\

Patrick Stewart juga mengakhiri perannya sebagai Professor X di film ini. Mereka berdua sudah bertahan di film X-Men sejak awal selama 17 tahun. Sedih melihat 2 karakter utama harus pensiun.
Berhubung ratingnya restricted, R, dimohon tidak membawa anak kecil. Sekalipun ini film superhero. Please belajar dari pengalaman nonton Deadpool tahun lalu. SEKALIPUN ada Lauran karakter anak kecil yang imut. Saya yakin anak itu bakalan di casting di banyak film.

Overall, Logan merupakan perpisahan yang menyedihkan dengan Wolverine. Thank you Hugh Jackman & Patrick Stewart yang sudah menemani kita sejak awal hingga sekarang.

My Rating
89%


Saturday, February 25, 2017

[REVIEW] Split (2017)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/3/31/Split_%282017_film%29.jpg
via : wikipedia

Kalau misal ada yang nanya, ini film tentang apa sih ? Udeh baca aja tuh posternya. Udah sinopsis singka, padat dan lengkap.
Adegan dibuika saat.. (bukan) Kevin menculik ketiga gadis remaja dengan tujuan yang misterius. 1 kepribadian aja kadang suka bikin kita pusing. Gimana dengan 23 kepribadian ? Ramai deh.

Cerita film ini berlangsung cepat, intense dan sangat menegangkan. Walaupun sebenarnya saya lebih suka The Visit sih. Tapi Split ini juga merupakan titik balik kebangkitan M Night Shyamalan yang beberapa tahun sebelumnya selalu melahirkan film-film hancur. Jika di film-filmnya selalu memiliki ending twost yang mengejutkan, mungkin tidak untuk Split. Klimaks film ini memang menegangkan tapi tidak membuat kita para penonton heboh dengan endingnya.

Kunci film ini adalah akting James McAvoy sebagai Kevin yang memiliki 23 kepribadian. Artinya, dia harus berakting sebagai 23 orang sekaligus. Dia bisa berperan sebagai Denis yang OCD, Patricia wanita jahat dan Hedwig anak berumur 9 tahun, etc. Semua itu dilakukannya selama durasi film dan terdapat scene dimana dia akan berubah-rubah kerpibadian sekaligus. Dahsyat memang profesor X.

Selain James McAvoy, kita harus mengapresiasi akting Anya Taylor-Joy sebagai pendatang baru yang promising. Saya terkesan dengan akting dia di The Witch dan di film ini sekali lagi dia menunjukkan kemampuannya sebagai gadis emo yang cerdas.
Film ini bisa jadi angin segar di bulan Maret bagi yang rindu genre thriller

My Rating
78%

Saturday, February 11, 2017

[REVIEW] Lego Batman Movie (2016)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/6/61/The_Lego_Batman_Movie_PromotionalPoster.jpg
via : wikipedia

Everything is awesome... Everything is cool when you're part of the team...




Jika mendengar kata lego, selain mainan yang harganya menjulang, tentu saja lagu itu yang menjadi OST Lego Movie tahun 2014 silam. Karakter Batman yang dark, serius namun konyol dan aneh dibuat spin-off sendiri. Mungkin terkesan 'cari duit' banget kalau sebuah karakter dibuat film solo (sorry Minion) tapi siapa sangka kalau film ini lucu dan begonya hampir menyamakan Lego Movie.

Datang dari detik pertama film ini karena openingnya pun tidak luput dari komentar-komentar Batman ala suara seraknya. Jokes-jokes di film ini dipenuhi spoof dari film-film Batman lainnya. Seperti kata Alfred, dari film 1989, 1992, 1995, 1997, 2005, 2008, 2012, 2016 dan teraneh di tahun 1960. Semua film itu serasa disatukan dan dijadikan jokes. Banyak easter egg dari film-film itu seperti semprotan hiu di serial 1960an, adegan-adegan iconic di film-film sebelumnya, lalu dialog lucu yang tidak henti-hentinya menyindir film lamanya (ada kalimat Suicide Squad)

Bagi penggemar Batman anda akan tertawa terbahak-bahak di film ini. Lupakan Batman yang serius seperti di Dark Knight ataupun Ben Affleck sekalipun karena di sini, Batman sangat konyol dan tentu saja pasar film ini adalah anak-anak. Pengisi suara para tokoh juga merupaka aktor terkenal seperti Michael Cera sebagai Robin, Ralph Fiennes sebagai Alfred (anyway Voldemort muncul juga di film ini), Rosario Dawson sebagai Barbara Gordon dan Channing Tatum kembali berperan sebagai Superman.

Mungkin film ini menjadi film Batman dengan rating tertinggi setelah The Dark Night. Pffftt Batman V Superman malah kalah jauh

My Rating
85%

Sunday, February 5, 2017

[REVIEW] Resident Evil : The Final Chapter

Resident Evil The Final Chapter poster.jpg
via : wikipedia

Beneran kan ini terakhir ? Ya kan ? Akhirnyaaa setelah franchise ini pertama kali rilis di tahun 2002, mencapai titik akhir. Setelah 15 tahun berpetualang dengan Alice, dengan berat hati (dan excited) kita harus berpisah dengan dia.

Untuk series terakhir dari film ini, tidak ada hal yang istimewa. Seperti seri sebelumnya, film ini dipenuhi zombie, darah, pistol, dan Umbrella Corporation yang memberi banyak cobaan ke Alice. Saya sejujurnya berharap terlalu banyak untuk series ini. Saya kira series ini akan ditutup dengan epic tapi yah malah jadi datar. Hal ini sangat disayangkan karena Resident Evil merupakan salah satu franchise action yang sangat berpengaruh ditambah dengan promo film ini ke banyak negara.
Cerita datar, monoton dan tidak ada hal spesial namun lucunya film yang ini memiliki rating paling tinggi diantara yang lainnya yaitu... 34%. Kemajuan lah

Alice sebagai heroine bisa dibilang pencetus jagoan wanita di hollywood sebelum lahirnya Katniss, Rey, Tris, dsb. Alice mungkin bisa dibilang 1 angkatan dengan Selene dari Underworld dan Ellen Ripley dari Alien. Mila Jovovich is always a bad-ass woman that save us. Love her !
Untuk penggemar Korea, nantikan kemunculan Lee Joon Gi yang mainnya.. tau sendirilah aktor Asia cuma dikasih porsi seimprit dari film.

Kesimpulannya, nonton aja lah film ini unuk isi waktu luang mupung di bisokop belum ada film bagus lainnya (Lego Batman, Wonderwoman, etc). Apalagi ini kan sudah terakhir. Sekalian sebagai perpisahan dengan ALice dan Umbrella Corporation

My Rating
45%

Sunday, January 29, 2017

[REVIEW] Arrival (2016)


Arrival, Movie Poster.jpg
via : wikipedia

Bagi anda penggemar film alien invasion yang penuh aksi, tembak-tembakan dan ending dengan kemenangan manusia, anda salah jika memilih film ini. Poster dan trailer film ini memang menipu.
Film ini bercerita tentang kedatangan pesawat misterius yang berisi makhluk asing di 12 negara. USA mengutus Dr. Banks (Amy Adams) seorang ahli bahasa untuk mencoba berkomunikasi dengan mereka.

Awal film ini berjalan dengan lambat dan sekali lagi, tidak ada scene ledakan besar dan bombastis. Hanya ada scene Amy Adams dan Jeremy Renner yang menulis di board dan usaha mereka dalam berkomunikasi. Namun, film ini tidak membosankan. Justru membuat kita tegang dan di bagian ending, terdapat plot twist yang sangat mengejutkan.

Film ini merupakan sci-fi yang menekankan banyak porsi drama. Chemistry antar Amy Adams dan Jeremy Renner dibangun dengan sangat baik. Sangat disayangkan mereka berdua tidak masuk nominasi Oscar walaupun film ini panen nominasi di kategori lainnya.
Arrival adalah film sci-fi segar bagi anda yang bosan dengan tipikal film alien invasion semacam Independence Day, Alien, dan The 5th Wave.

My Rating
85%