Skip to main content

[REVIEW] The Interview

The Interview 2014 poster.jpg
via:wikipedia

Awalnya saya tidak memiliki ekspektasi apa-apa mengenai film ini. Yeah, I Know. Kalian banyak yang muak sama duo James Franco dan Seth Rogen. Banyak menganggap mereka annoying jika di satu film. Kali ini mereka bersatu kembali di dalam film yang kontroversial sampai menjadi pembicaraan public

Sinopsis :
Dave Skylark (James Franco) adalah pembawa acara talkshow terkenal bersama teman baiknya Aaron Rappaport (Seth Rogen) sebagai producer. Untuk memberi inovasi di acaranya, Aaron berniat mewawancarai Kim Jong-Un, dictator dari Korea Utara. Rencana mereka berubah di saat CIA meminta mereka membunuh Kim Jong Un. Dengan hati-hati mereka berusaha melaksanakan rencana mereka

Film ini dirilis tahun 2014 dan ramai dibicarakan. Sony pictures dihack dan muncul ancaman jika film ini tetap ditayangkan, maka akan terjadi kekacauan di Amerika. Akhirnya film ini hanya rilis di beberapa bioskop tertentu dan secara online.

Untuk filmnya sendiri, anda pasti sudah tahu gaya komedi James Franco dan Seth Rogen. Jokes mengenai alat kelamin, seks dan sesuatu yang jorok. Menurut saya, film ini lebih baik dari this is the end. Film ini mempunyai alur yang lebih jelas. Ceritanya pun lebih menarik. Sekalipun seperti yang saya katakan, boring jokes.

Harus saya akui, Seth Rogen cukup berani membuat film yang menyinggung Korea Utara. Korea Utara cukup sensitive mengenai isu-isu dari negaranya. Mungkin jika film ini ditayangkan secara bebas di bioskop, film ini dapat meraih keuntungan yang banyak. Terlepas dari segala kontroversinya, untuk penggemar komedi, film ini cukup wajib untuk ditonton

My Rating

63%

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...