Skip to main content

[REVIEW] The Secret Life of Pets (2016)



The Secret Life of Pets poster.jpg
via : wikipedia
 Apa jadinya jika hewan peliharaan anda ternyata memiliki kegiatan masing-masing dan beriteraksi satu sama lain di saat anda pergi ? Premis film ini kurang lebih mirip dengan Toys Story, bedanya ini versi hewan peliharaan.

Oh ya, bagi anda pecinta Minion, jangan terlambat masuk bioskop karena sebelum film mulai ada short movie minion yang lucu berjudul Mower Minion. Creator dari The Secret Life of Pets adalah creator despicable me juga.

Film dibuka oleh kegiatan para New Yorker yang memelihara hewan di tempat tinggal mereka masing-masing serta keseharian mereka. Tokoh utama anjing kecil Jack Russel Terrier bernama Max yang memiliki majikan bernama Katie. Hidup Max sangat bahagia dan dia memiliki teman Gidget (anjing Pom bewarna putih), Chloe (kucing),Mel (anjing Pug), Buddy (anjing Dachsund). Hidupnya berubah ketika Katie mengadopsi anjing lain bernama Duke berjenis Shaggy Mongrel yang sangat besar. Petualangan mereka akhirnya dimulai sampai bertemu dengan Snowball, kelinci putih yang gila.

Film ini sangat seru dan cocok untuk ditonton anak-anak.Kevin Hart mengisi suara Snowball sebagai kelinci putih yang lucu merupakan salah satu hal paling lucu di film ini, Bayangkan, kelinci putih namun memiliki suara dan logat seorang African American. Grafis film ini sangat bagus terutama bagaimana mereka menggambarkan New York. Sama seperti Despicable Me, film ini berisi banyak karakter yang imut dan humor yang mengundang tawa. Film ini menggambarkan karakteristik hewan dengan tepat seperti anjing yang setia dan sayang pada tuannya, kucing yang cuek dan rese, dan elang yang kejam.
Jika diperhatikan, banyak easter egg Despicable Me seperti lagu Happy dan di akhir cerita, Pug berpakaian seperti Minion.

Efek setelah nonton film ini, jadi ingin punya anjing di rumah.

My Rating

79%

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...