Skip to main content

[REVIEW] An Education (2009)

File:Education ver3.jpg
via : wikipedia
An Education adalah salah satu film drama coming-of age asal Inggris terbaik. Film ini berhasil menceritakan bagaimana tahap perubahan remaja perempuan menjadi wanita dewasa seutuhnya. Mulai dari tekanan di sekolah seperti ujian masuk universitas, PR, juga tekanan dari orang tua sampai nakalnya anak-anak remaja. Bagi beberapa orang, film ini mungkin mengingatkan kita di masa-masa rebel dimana guru dan orang tua adalah sosok yang sangat annoying sementara teman-teman adalah segalanya

Carey Mulligan memerankan Jenny, anak perempuan yang rajin, pintar dan berharap visa masuk Oxford dengan dukungan penuh dari orang tua dan guru. Suatu hari dia bertemu dan jatuh cinta dengan pria bernama David yang mengaku berprofesi sebagai businessman. Walaupun umur mereka sangat jauh, Jenny sangat mencintai David sampai mengabaikan pendidikan dan nilainya yang selama ini sempurna.

Dari sinopsis cerita di atas, sangat mirip dengan film dan novel Lolita yang dibuat pada tahun 1962. Namun sesuai judulnya, film ini tidak menggambarkan secara gamblang nafsu dan kegiatan sexual pasangan berbeda usia ini. Film ini lebih menekankan bagaimana pengaruh David dalam kehidupan Jenny yang semula lurus-lurus saja menjadi penuh warna. Selain itu, usia Jenny tentu saja tidak semuda Lolita. Jenny di film ini bahkan sudah siap untuk masuk universitas. Tidak diperlukan penyampaian pesan moral secara gamblang, Para penonton sudah dapat menarik sendiri inti cerita film ini.

Acting Carrey Muligan dan Peter Saarsgard sangat bagus. Carrey Mulligan masih terlihat sangat innocent dan Peter Saarsgard memerankan David dengan sangat karismatik. Film ini juga dibintangi oleh Dominic Cooper (Mamma Mia) dan Rosamund Pike (Gone Girl) dan peran mereka membuat film ini semakin menarik.


My Rating

78%

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Transformers : The Last Knight

via : wikipedia Dari hari pertama rilis dan pengalamn dari film-silm sbeelumnya, memang sebaiknya tidak usah ekspektasi tinggi-tinggi untuk film ini. Tapi, saya tidak menyangka kalau film yang dirilis dengan promo gila-gilaan seperti ini justru hasilnya hancur sehancur-hancurnya. Masih teringat pertama kali saya nonton Transformers pertama di tahun 2009, efek dan cerita yang sangat fresh menjadikan franchise ini sangat sukses dan menaikkan penjualan mainan hingga dibuat arena sendiri di universal studio. Sekarang, mendengar kata Transformer justru terbayang cerita tak karuan, full ledakan dan rating hancur. Baiklah, jadi di film ini bercerita tentang ..... HA ! Saya lupa ! Intinya sama seperti seri sebelumnya, Autorobot dimusuhi oleh militer, Militer menyerang Autorobot, muncul Megatron, Bee dan Optimus Prime menjadi aktor utama, ledakan dimana-mana dan manusia kecil berlarian dengan sengaja di antara para robot. Sepanjang film banyak sekali plot hole dimana-mana dan makin dipik...