Skip to main content

[REVIEW] Paddington (2014)

via: fandango.com

Beruang kesukaan kita pada masa kecil dibuatkan film oleh Hollywood. Tentu saja film bergenre anak-anak.

Sinopsis:
Setelah gempa bumi yang menghancurkan hutan tempat tinggalnya, seekor beruang kecil pergi ke Inggris untuk mencari rumah baru. Beruang itu ditolong oleh keluarga Brown dan diberi nama Paddington. Perlahan-lahan Paddington mulai dapat beradaptasi dengan kehidupan manusia namun Millicent (Nicole Kidman) ingin memburu Paddington untuk diawetkan dan dijadikan salah satu koleksinya.

Jelas film ini dibuat untuk anak-anak. Cerita dari film ini mengutamakan pentingnya keluarga. Walaupun begitu, orang dewasa jelas dapat menikmati film ini. Joke di film ini tidak jauh-jauh dari slapstick comedy. Banyak scene lucu yang menurut saya terlalu berlebihan sehingga tidak begitu lucu.

Beruang Paddington dibuat dengan efek CGI yang sangat bagus sehingga terlihat sangat nyata. Seluruh emosi dari beruang itu berhasil dicapture. Efek untuk adegan lainnya juga sangat bagus. Salah satu kekuatan dari film ini adalah cinematografi yang sangat bagus. Kita seperti membaca sebuah buku cerita ditambah dengan warna-warna yang cerah.. Keindahan London sangat ditampilkan di film ini.

Film ini didukung oleh para actor senior yang kemampuannya tidak usah diragukan seperti Sally Hawkins, Hugh Bonneville dan Nicole Kidman. Well walaupun acting Nicole Kidman sedikit berlebihan.

My Rating

80%

Comments

  1. Halo grabyoursnack. Gue Luthfi dari Review Luthfi. Mau ngasih tahu, linknya akan dipasang setelah bloglist gue bener yaa, untuk sementara lagi ga bisa ditambah ga tahu kenapa kayaknya error. Btw, salam kenal :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...