Skip to main content

[REVIEW] Edward Scissorhands

An image of Edward (the main protagonist) and his love interest
via:wikipedia

Once upon a time, sebelum membintangi film gagal seperti lone ranger, dark shadows, mortdecai, dll, Johnny Depp bermain sebagai karakter yang hingga saat ini menjadi icon untuk film Tim Burton, Edward Scissorshands.

Sinopsis :
Seorang ilmuwan (Vincent Price) membuat robot dengan wujud manusia bernama Edward (Johnny Depp). Namun sang ilmuwan meninggal sebelum Edward diselesaikan sehingga Edward memiliki tangan seperti gunting. Suatu hari, Peg (Dianne West) menemukan Edward dan membawanya pulang. Edward jatuh cinta kepada Kim (Winona Ryder). Namun kondisi fisik Edward menjadi halangan mereka

Daripada romance, saya lebih prefer menyebut film ini sebagai drama keluarga. Untuk sisi cerita, sangat bagus. Edward digambarkan sangat rapuh dan memiliki hati baik namun sering disalahgunakan oleh orang-orang di sekitarnya seperti tetangga dan teman-teman Kim. Banyak moral yang dapat diambil dari film ini. Bahkan cerita di film ini bisa sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Johnny Depp selalu memberikan performa acting yang luar biasa. Memang ciri khasnya menjadi karakter yang aneh seperti Jack Sparrow, Willy Wonka, dan Edward adalah karakter terbaiknya. Edward sekalipun dengan tampilannya yang menyeramkan, dia sangat adorable.

Cinematography di film ini sangat indah. Terutama adegan yang paling memorable, Edward yang sedang menggunting es dan kim menari di bawahnya sambil menikmati keindahan serpihan es yang jatuh. Film ini sangat wajib untuk ditonton bagi penggemar Johnny Depp.

My Rating

89%

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...