Skip to main content

[REVIEW] Furious 7

Furious 7 poster.jpg
via:wikipedia
Kembalinya franchise yang super sukses ! As usual, penonton berbondong-bondong mengantri di bioskop dan sekitar 1 minggu semua studio bioskop di booking untuk film ini. Fast and furious mungkin salah satu franchise yang di tiap serinya selalu ada improvement.

Di tahun 2013 kita kehilangan salah satu actor hebat, Paul Walker dalam kecelakaan mobil. Kematiannya sangat berpengaruh di franchis ini karena dia adalah salah satu pemeran utamanya. Penonton pasti sangat penasaran bagaimana Paul Walker dihidupkan kembali dengan banyaknya pemeran pengganti dan CGI

Synopsis : Melanjutkan dari fast and furious 6, Ian Shaw (Jason Statham) membalas dendam atas adiknya Owen Shaw yang telah dikalahkan oleh Dom (Vin Diesel). Ian membunuh Han di Tokyo dan memburu Dom dan kawan-kawannya.

Banyak yang bilang ini adalah serial FF terbaik yang pernah dibuat. Bagi saya, untuk cerita masih standard untuk ukuran FF. Action yang ditampilkan cukup memukau. Walaupun kadang terlihat tidak masuk akal (Mobil terbang, menembus gedung, dll), tapi semua itu ditutupi dengan efek yang bagus. Scenery di film ini sangat indah terutama adegan yang dishoot di Dubai. Humor di film ini juga lucu dan tidak garing. Sutradara James Wan yang terkenal dengan film horror nya secara mengejutkan mampu membuat film ini (yang bergenre action) menjadi luar biasa

Hal yang paling bagus dari film ini adalah ending yang ditutup dengan manis. OST See You Again yang dibawakan Wiz Khalifah Feat. Charlie Puth sangat mendukung suasana haru di akhir film ini. Lagu itu sekaligus tribute untuk Paul Walker dan perpisahan dengan karakter Brian O` Conner. Bagi para fans FF pasti akan sangat kehilangan dia

My Rating

91%

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...