Skip to main content

[REVIEW] Split (2017)

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/3/31/Split_%282017_film%29.jpg
via : wikipedia

Kalau misal ada yang nanya, ini film tentang apa sih ? Udeh baca aja tuh posternya. Udah sinopsis singka, padat dan lengkap.
Adegan dibuika saat.. (bukan) Kevin menculik ketiga gadis remaja dengan tujuan yang misterius. 1 kepribadian aja kadang suka bikin kita pusing. Gimana dengan 23 kepribadian ? Ramai deh.

Cerita film ini berlangsung cepat, intense dan sangat menegangkan. Walaupun sebenarnya saya lebih suka The Visit sih. Tapi Split ini juga merupakan titik balik kebangkitan M Night Shyamalan yang beberapa tahun sebelumnya selalu melahirkan film-film hancur. Jika di film-filmnya selalu memiliki ending twost yang mengejutkan, mungkin tidak untuk Split. Klimaks film ini memang menegangkan tapi tidak membuat kita para penonton heboh dengan endingnya.

Kunci film ini adalah akting James McAvoy sebagai Kevin yang memiliki 23 kepribadian. Artinya, dia harus berakting sebagai 23 orang sekaligus. Dia bisa berperan sebagai Denis yang OCD, Patricia wanita jahat dan Hedwig anak berumur 9 tahun, etc. Semua itu dilakukannya selama durasi film dan terdapat scene dimana dia akan berubah-rubah kerpibadian sekaligus. Dahsyat memang profesor X.

Selain James McAvoy, kita harus mengapresiasi akting Anya Taylor-Joy sebagai pendatang baru yang promising. Saya terkesan dengan akting dia di The Witch dan di film ini sekali lagi dia menunjukkan kemampuannya sebagai gadis emo yang cerdas.
Film ini bisa jadi angin segar di bulan Maret bagi yang rindu genre thriller

My Rating
78%

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...