Skip to main content

[REVIEW] Resident Evil : The Final Chapter

Resident Evil The Final Chapter poster.jpg
via : wikipedia

Beneran kan ini terakhir ? Ya kan ? Akhirnyaaa setelah franchise ini pertama kali rilis di tahun 2002, mencapai titik akhir. Setelah 15 tahun berpetualang dengan Alice, dengan berat hati (dan excited) kita harus berpisah dengan dia.

Untuk series terakhir dari film ini, tidak ada hal yang istimewa. Seperti seri sebelumnya, film ini dipenuhi zombie, darah, pistol, dan Umbrella Corporation yang memberi banyak cobaan ke Alice. Saya sejujurnya berharap terlalu banyak untuk series ini. Saya kira series ini akan ditutup dengan epic tapi yah malah jadi datar. Hal ini sangat disayangkan karena Resident Evil merupakan salah satu franchise action yang sangat berpengaruh ditambah dengan promo film ini ke banyak negara.
Cerita datar, monoton dan tidak ada hal spesial namun lucunya film yang ini memiliki rating paling tinggi diantara yang lainnya yaitu... 34%. Kemajuan lah

Alice sebagai heroine bisa dibilang pencetus jagoan wanita di hollywood sebelum lahirnya Katniss, Rey, Tris, dsb. Alice mungkin bisa dibilang 1 angkatan dengan Selene dari Underworld dan Ellen Ripley dari Alien. Mila Jovovich is always a bad-ass woman that save us. Love her !
Untuk penggemar Korea, nantikan kemunculan Lee Joon Gi yang mainnya.. tau sendirilah aktor Asia cuma dikasih porsi seimprit dari film.

Kesimpulannya, nonton aja lah film ini unuk isi waktu luang mupung di bisokop belum ada film bagus lainnya (Lego Batman, Wonderwoman, etc). Apalagi ini kan sudah terakhir. Sekalian sebagai perpisahan dengan ALice dan Umbrella Corporation

My Rating
45%

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...