Skip to main content

[REVIEW] Kingsman The Secret Service

via:wikipedia



What happened if Kick Ass meets James Bond? Well, you can see that in this movie. Serius kalian harus banget lihat film ini. Apalagi buat penggemar british spy.

Sinopsis : Eggsy (Taron Egerton) seorang berandalan dengan kondisi keluarga yang kacau direkrut oleh Harry Hart (Collin Firth) untuk menjadi kandidat Kingsman, agen rahasia Inggris. Dalam proses seleksi, seorang pengusaha bernama Mr. Valentine (Samuel L Jackson) membuat proyek untuk mengatur kehidupan manusia sesuka hatinya.

In my opinion, this movie is awesome ! very very awesome. Banyak elemen yang membuat film ini awesome.
1.       British movie about spy. Mata-mata Inggris selalu punya daya tarik sendiri layaknya James Bond.
2.       Joke yang lucu dan tidak dibuat-buat
3.       Star everywhere  contohnya Colin Firth, Samuel L Jackson, Sir Michael Caine, Mark Strong.
4.       Dialog antar tokoh yang singkat, sederhana tapi ‘kena’ dan menarik
5.       Jalan cerita sederhana namun tidak murahan dan fun. Banyak scene mampu membuat kita tertawa atau minimal tersenyum.
6.       Blood and violence everywhere (Entah ini kekurangan atau kelebihan)
7.       The good soundtrack. Apalagi in the last fight
8.       Last but not the least, those awesome gadget !!! I want those gadget

Sejauh ini, Kingsman adalah film terbaik yang saya tonton di tahun 2015. Kesuksesan Kingsman tidak hanya berdasarkan review dari kritikus, tapi juga berhasil di Box Office walaupun gagal bersaing dengan 50 Shades of Grey (Well I think because 50 Shades of Grey sukses penjualan novelnya, dan para Ibu ingin lihat bagaimana filmnya). I'm proudly recomend this movie. REALLY !


My Rating
92%

Bonus :
I live in Indonesia, dan bagian Church Fight disensor padahal katanya bagian itu seru banget. Sedikit kecewa but It’s okay, we have butt at the end of movies.

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...