Skip to main content

[REVIEW] Logan (2017)

Logan 2017 poster.jpg
via : wikipedia
Ada berbagai macam aktor memerankan Batman, Spiderman dan Superman. Namun hanya ada 1 wolverine yaitu Hugh Jackman. Setelah 17 tahun berpetualang bersama kita, Hugh Jackman memutuskan pensiun menjadi Wolverine dan mempersembahkan film terakhirnya dengan rating R (Restricted bukan REMAJA)

Setting film ini di Amerika pinggiran menuju Mexico dimana Wolverine sudah tua dan tidak sekuat dulu. Dengan mudahnya Wolverine dihajar oleh orang biasa dan keahlian sembuhnya menurun. Professor X terkena penyakit otak dan sedikit pikun. Tanpa disangka muncul mutant baru berwujud anak kecil bernama Laura. Wolverine dan Charles Xavier berjuang untuk melindungi Laura dan sisa-sisa mutant yang ada.

Persembahan terakhir Hugh Jackman terkesan jauh lebih suram dibanding film X-Men sebelumnya yang sangat komikal. Hugh Jackman sebagai Wolverine tua membuat kita kasihan. Bahkan untuk jalan saja dia terengah-engah. Wolverine kehilangan hampir seluruh kekuatannya kecuali hatinya yang baik. Film ini memfokuskan sisi sensitif dan kesepian dari sosok Logan.\

Patrick Stewart juga mengakhiri perannya sebagai Professor X di film ini. Mereka berdua sudah bertahan di film X-Men sejak awal selama 17 tahun. Sedih melihat 2 karakter utama harus pensiun.
Berhubung ratingnya restricted, R, dimohon tidak membawa anak kecil. Sekalipun ini film superhero. Please belajar dari pengalaman nonton Deadpool tahun lalu. SEKALIPUN ada Lauran karakter anak kecil yang imut. Saya yakin anak itu bakalan di casting di banyak film.

Overall, Logan merupakan perpisahan yang menyedihkan dengan Wolverine. Thank you Hugh Jackman & Patrick Stewart yang sudah menemani kita sejak awal hingga sekarang.

My Rating
89%


Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...