Skip to main content

[REVIEW] Alien : Covenant (2017)

Alien Covenant Teaser Poster.jpg
via : wikipedia

Setelah penantian yang cukup panjang, akhirnya sekuel Promotheus dibuat dan langsung berhubungan dengan franchise kesayangan kita yakni ALIEN.

Bisa dibilang Alien salah satu franchise horror sci-fi lintas generasi (selain Predator) yang paling terkenal dan di film-film lainnya mendapat review bagus dari para krtikus dan penghasilan box office yang gila-gilaan. Sesuai posternya, akan ada banyak alien. Yep semua yang penonton harapkan akan muncul semua
1. Alien yang muncrat dari perut manusia
2. Alien kecil menjadi liar
3. Manusia ditemplokin inang Alien
4. Emak Alien yang gede dan beringas
5. Banyak Kru mati
6. Ending yang bikin kita bengong dan membuka peluang untuk sekuel

Bagi penggemar Alien jaman dulu yang penuh aksi, film ini sangat memuaskan dan seru. Berhubung sutrdaranya nya sama, Ridley Scott, selalu ada ciri khas ketegangan dan score yang membuat kita menutup kuping ketakutan. Template film ini pun hampir sama dengan plot film pertama di tahun 1979 yang dibintangi oleh legenda Sigourney Weaver sebagai Ellen Ripley.

Walaupun film ini menjual nama besar Michael Fassbender sebagai android yang cerdas, 'jagoan' utama di film ini sama seperti franchise sebeulmnya, yaitu kapten wanita bernama Daniels. Sekalipun tidak memorable seperti Ellen Ripley yang menjadi jagoan wanita bad-ass, who knows ke depannya kita akan memiliki strong woman untuk generasi baru.

My Rating
76%

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...