Skip to main content

[REVIEW] Your Name (2016)

Your Name poster.png
via : wikipedia

Baiklah, mari membahas anime fenomenal ini. Setelah saya menonton Rogue One, saya tertarik dengan anime yang menggemparkan dunia maya ini. Dari poster mungkin hanya terlihat seperti anime drama pada biasanya. Namun setelah ditonton MINDBLOWING

Di bagian awal kita akan tertawa terbahak-bahak dengan kelucuan khas anime, lalu pertengahan kita akan sedikit tegang seperti menonton film thriller dan di bagian akhir, kita akan hanyut dengan ending yang sweet dan mengharukan

Inti cerita film ini adalah jiwa di dalam tubuh seorang siswi di SMA di Jepang di daerah terpencil tertukar dengan jiwa seorang siswa SMA di Tokyo. Agar kehidupan mereka tetap berjalan seperti biasa, mereka terbiasa meninggalkan diary di handphone masing-masing. Namun apa yang terjadi dengan tubuh mereka memiliki rahasia tersendiri

Mungkin cerita jiwa yang tertukar sudah sering diangkat menjadi entah film atau series di berbagai belahan negara. Namun film ini mampu mengangkat cerita menjadi menyenangkan, seru sekaligus mengharukan. Oh ya, cerita ini memiliki alur yang tidak biasa. Banyak pecahan-pecahan adegan yang di akhir cerita akan menyatu dan sekalilagi BOOM Mindblowing ! Nonton film ini layaknya mengerjakan puzzle. Menyusunnya secara acak satu per satu.

Untuk animasi, Jepang tidak usah dipertanyakan. DIa memiliki style tersendiri walaupun bukan animasi 3D seperti hollywood, tapi cinematografi dan landscape di film ini sangat indah dan terasa sangat real

Jika suka komedi ? Nonton film Ini
Suka romance ? Nonton film ini
Suka yang seru ? Nonton film ini
Suka Misteri ? Nonton film ini
Suka yang sweet ? Nonton juga film ini

*NB : FIlm ini bahkan lebih bagus dari Star Wars


My rating
99%

Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...