Skip to main content

[REVIEW] Zoolander series (2001 & 2016)

Movie poster zoolander.jpg
Credit to :wikipedia

Yeah sejak dirilis tahun 2001, zoolander telah menjaid fenomena dalam film genre comedy. Lihat saja meme beredar seperti "Institute for ants" atau duck face yang diambil dari film ini.
credit to : memecenter.com

Zoolander sama seperti anchorman yang menjadi film comedy legend yang akan tetap lucu ditonton terlepas tahun berapa kita menonton. Dengan plot yang receh dan dialog yang seringkali tidak nyambung, kita akan tertawa terbahak-bahak. Oh ya, please jangan sampai kalian (para remaja khususnya) meniru pose blue steel dari Zoolander. pose itu hanya untuk Derek Zoolander (yeah !)

Film ini mengangkat nama Ben Stiller dan Owen Wilson sebagai comedian dengan akting mereka sebagai supermodel super bodoh yang mudah dimanipulasi oleh Jacobim Mugatu (Will Ferrell). Seriously wig Will Ferrell di sini benar-benar memesona.

Zoolander 2 poster.jpg
via : wikipedia



Lalu 15 tahun kemudian, munsul sequel (that we didn't ask for) yaitu Zoolander 2.
Okay, simpel saja. Film ini garing. Film ini tertolong dengan cameo dari banyak celebrity lai seperti Sting, Justin Bieber, Benedict Cumberbatch (Sebagai waria ? dunno), Ariana Grande, Katy Perry, etc etc. Film ini juga gagal total di box office dan dicecar kritikus.

Sosok Zoolander masih tetap bodoh tentunya begitu juga Hansel. Permasalahan di film ini adalah script dan ceritanya yang begitu dangkal lengkap dengan lawakan garing

Pesan moral : Please stop making sequels that we didn;t ask for


Comments

Popular posts from this blog

[REVIEW] 47 Meters Down (2017)

via : wikipedia Dengan banyaknya film yang rilis pada musim panas, 47 Meters Down bisa dibilang kuda hitam dan tidak disangka menerima ulasan dan penghasilan yang bisa dibilang tidak buruk. Hal ini bisa dibilang cukup baik mengingat budget film ini tentu tidak spektakuler seperti Transformer atau Spiderman. Genre film ini adalah horor survival yang idenya sendiri mirip-mirip dengan The Shallows  yang dibintangi oleh Blake Lively, sama-sama melibatkan hiu dan perjuangan untuk selamat. Walaupun sama-sama di laut, setidaknya Blake Lively bisa bernafas bebas dengan oksigen dan para karakter di 47 Meters Down harus menghadapi hiu, kedalamn laut yang membahayakan dan tentunya oksigen yang terbatas. Untuk sinopsis, agaknya sudah cukup jelas tentang apa film ini dari posternya. Film ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Claire Holt. Walaupun mereka memakai alat menyelam dan ekspresi wajah mereka tidak ditampilkan, akting mereka bisa dibilang keren walau hanya bermodalkan dialog yang...

[REVIEW] Spider-Man : Homecoming (2017)

via : wikipedia Lihat poster itu, berantakan, kan ? Seolah-olah para tokoh ditumpuk sembarangan dan kenapa muka Robert Downey sangat besar dan ada Iron Man yang hampir mendominasi poster ? Seolah-olah Marvel tidak PD kalau film ini akan bagus secara critical atau secara komersial. Sama seperti ekspektasi saya saat pertama kali melihat trailer film ini Tapi ternyata film ini jauh melampaui ekspektasi saya. Film dibuka oleh Vlog ala Spiderman saat bertarung di Civil War kemudian lompat ke beberapa bulan saat Peter Parker kembali ke kehidupan remajanya. Spiderman yang kembali ke Marvel menyerap semua ciri khas film Marvel yaitu fun dan humor. Humor di sini mengingatkan kita pada jokes di Ant-Man dan Guardian of Galaxy. Untunglah tidak diceritakan ulang mengenai asal usul Spiderman dan kematian Uncle Ben yang bisa-bisa membuat kita bosan akan cerita klasik itu yang sudah diulang berkali-kali, justru Aunt May yang sangat cantik menjadi salah satu pusat perhatian di film ini. Jelas ...

[REVIEW] Hidden Figures (2016)

via : wikipedia Diangkat dari kisah nyata, 3 orang wanita kulit hitam yang bekerja di NASA dan memiliki kunci penting dalam perkembangan proyek luar angkasa. Mereka tidak hanya harus bertarung dengan warna kulit putih, namun juga bertarung dengan banyaknya pria kulit putih yang mendominasi NASA. Taraji P Henson yang biasa kita lihat keren di Empire  berubah drastis menjadi seorang nerd yang ambisius. Cerita film ini tidak hanya berpusat kepada Katherine Johnson yang diperankan Taraji P Henson, namun juga kedua temannya Dorothy Vaughan yang diperankan Octavia Spencer dan juga Mary Jackson yang diperankan Janelle Monae. Mereka bertiga mampu emmerankan wanita yang cerdas dan tidak bergantung pada pria. Banyak isu rasisme dan feminisme yang diangkat di film ini.Film ini menggambarkan betapa kejamnya perlakuan diskriminasi kepada kamu kulit hitam (pemisahan tempat duduk, toilet dan hak pendidikan). Kamu wanita juga dianggap hanya akan bekerja di dapur dan tidak berhak memiliki ...